
Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) memperkenalkan lini usaha sektor logistik dan transisi energi di Teras BUMA, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). (ANTARA/HO-BUMA).
PRIORITAS, 29/8/26 (Jakarta): Sayap bisnis GP Ansor melalui BUMA resmi membidik peluang usaha baru. Perusahaan ini masuk ke sektor logistik dan transisi energi. Langkah ini berjalan melalui lini BUMA Logistic & Energy. Pihaknya juga menggandeng Omovo untuk mengembangkan kendaraan listrik dan panel surya.
CEO BUMA Firmana Tri Andika menyampaikan penjelasan ini pada Sabtu. Ia menegaskan perusahaan ingin membangun kapasitas usaha secara bertahap. Sektor ini memiliki keterkaitan sangat luas dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pada tahap awal, BUMA berfokus memetakan kebutuhan pasar. Petugas juga memperkuat jaringan mitra dan menyusun model bisnis yang kuat. Firmana ingin memastikan setiap lini usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Selain bisnis energi, BUMA menggarap program pelatihan dan sertifikasi ekonomi. Pihaknya membina kewirausahaan warga melalui Club Usaha Ansor (CUAN). Program ini membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin mendukung penuh langkah ini. Menurutnya, efisiensi pergerakan barang dapat menekan biaya usaha. Di samping itu, energi ramah lingkungan membuka peluang bisnis baru yang menguntungkan. (P-*/Gio R)